Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim
3 minute read
Materi Pokok
0. Pengertian cuaca
1. Suhu udara
2. Tekanan udara
3. Kelembapan udara
4. Angin
5. Awan
6. Hujan
Metode Pembelajaran
Pengertian Cuaca
Siswa membuat peta konsep unsur-unsur cuaca & iklim.
A. Suhu udara
1. Siswa membaca definisi suhu
2. Siswa menggesek-gesekan 2 benda yang sama (pensil, tangan dll).
3. Siswa menyimpulkan terjadinya perbedaan suhu.
B. Tekanan udara
1. Siswa membaca definisi tekanan udara
2. Siswa meniup dua buah balon (besar dan kecil)
3. Siswa membandingkan tekanan kedua buah balon.
4. Siswa menyimpulkan terjadinya perbedaan tekanan udara.
C. Kelembapan udara
1. Siswa membaca definisi kelembapan udara dan jenisnya.
2. Siswa mengeluarkan nafas pada sebuah gelas/botol bening.
3. Siswa mengamati reaksi yang terjadi di dalam gelas/botol.
4. Siswa menganalisis jenis kelembapan udara dalam botol.
D. Angin
1. Siswa membaca materi jenis-jenis angin
2. Siswa mengamati video/gambar jenis-jenis angin.
3. Siswa mengajukan pertanyaan tentang jenis angin
4. Guru mejawab pertanyaan yang siswa ajukan.
E. Awan
1. Siswa membaca jenis-jenis awan dan gambarnya.
2. Siswa menganalisis jenis awan yang ada di atas sekolah.
3. Siswa membuat laporan jenis-jenis awan yang ada sekolah.
F. Hujan
1. Siswa membaca materi jenis-jenis hujan
2. Siswa menganalisis jenis hujan yang sering terjadi di sekolah.
Materi Pembelajaran
A. Pengertian Cuaca
B. Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim
1. Suhu udara
![]() |
Gerakan Atom pada suatu benda |
Alat untuk mengukur suhu adalah termometer. Umumnya termometer yang digunakan untuk mengukur suhu udara adalah termometer kaca. Untuk pengukuran temperatur maksimum, cairan yang digunakan adalah air raksa dan untuk pengukuran temperatur minimum, cairan yang digunakan adalah alkohol.
Termometer Maksimum-Minimum |
Garis Isotherm |
2. Tekanan udara
Tekanan udara adalah berat massa udara yang memiliki tenaga untuk memberikan tekanan pada permukaan bumi dan menggerakkan massa udara dalam satuan luas tertentu.
3. Kelembaban udara
a. kelembaban spesifik
b. kelembaban absolut/mutlak
c. kelembaban relatif
4. Angin
a. angin pasat
b. angin antipasat
c. angin monsun barat
d. angin monsun timur
e. angin lembah
f. angin gunung
g. angin darat
h. angin laut
i. angin siklon
j. angin antisiklon
k. angin fohn
l. angin barat
m. angin timur
5. Awan
a. awan rendah (<3km)
1) Strato cumulus
2) Stratus
Stratus (St) adalah awan rendah dan sangat luas. Tingginya dibawah 2.000 meter. Lapisan melebar seperti kabut dan berlapis-lapis, akan tetapi tidak sampai permukaan tanah.
3) Nimbo stratus
b. awan menengah (3-6km)
1) Alto cumulus
Altokumulus (Ac) adalah awan yang berbentuk bagaikan bola-bola yang tebal berwarna putih atau pucat, berukuran kecil-kecil, tetapi banyak. Bergerombolan atau berlarikan dan sering begitu dekat satu sama lain sehingga kelihatan seperti bergandengan. Umumnya bola-bola yang di tengah-tengah lebih besar.
2) Alto stratus
c. awan tinggi (6-12km)
1) Cirrus
2) Cirro stratus
3) Cirro cumulus
d. awan naik (500-1.500m)
1) Cumulus
Kumulus (Cu) adalah awan tebal dengan dasar horisontal dengan puncak yang bermacam-macam. Awan ini mengandung kristal es dan terbentuk pada siang hari karena udara yang naik. Bagian yang berhadapan dengan matahari kelihatan terang. Terlihat terang jika berhadapan dengan matahari dan timbul bayangan kelabu jika hanya sebelah saja yang memperoleh matahari.
2) Cumulus nimbus (Kumolonimbus)
Kumulonimbus (Cb) adalah awan yang bervolume sangat besar. Berbentuk bagai menara, gunung atau pundaknya melebar. Awan ini menimbulkan hujan dengan kilat dan petir. Biasanya di atas awan ini terdapat awan sirostratus. Sering terjadi pada waktu angin ribut.
6. Hujan
a. pengertian hujan
b. macam-macam hujan
1) hujan zenital (konveksi)
2) hujan orografis (hujan gunung)
3) hujan front
4) hujan musiman
5) hujan siklon
6) hujan buatan
Posting Komentar