Sebutkan unsur-unsur dalam tari!
1 minute read
Unsur-unsur dalam tari adalah sebagai berikut:
1. Level Gerak
Level adalah tingkat jangkauan gerak atau tinggi rendahnya gerak. Level gerak bertujuan untuk menghindari kemonotonan dalam rangkaian gerak pada sebuah tarian. Ada beberapa macam level dalam menari, yakni level tinggi, sedang, dan rendah
2. Iringan
Iringan dan gerak dalam karya tar merupakan dua unsur yang saling mengisi dan membantu. Gerak ritmis dalam suatu tarian dapat diperkuat dan diperjelas dengan iringan.
Iringan tari umumnya berupa suara atau bunyi-bunyian. Sumber bunyi sebagai iringan tari yang pertama adalah manusia sendiri. Contoh tarian yang dikuatkan dengan suara tepukan tangan diperut adalah tari seudati dari Aceh.
3. Dinamika Gerak
Dinamika adalah segala perubahan di dalam tari karena adanya variasi-variasi di dalam tari. Naik turunnya suasanya tarian menentukan wujud struktur tarian.
Sebuah tarian yang dapat menciptakan kejutan kecil yang dapat membuat penonton penasaran untuk terus menyaksikannya dan dapat ditangkap maksudnya.
4. Ekspresi
Dalam suatu tarian, ungkapan ekspresi diri manusia distilisasi sehingga wujud pengungkapannya menjadi berbeda dengan keadaan sehari-hari. Ekspresi dalam suatu tarian memegang peranan penting karena melalui ekspresi makna tarian dapat diungkapkan kepada penikmat tari.
Ekspresi dalam tarian dapat diungkapkan melalui gerak, suasana musik iringan, dan perubahan ekspresi pada wajah.
5. Arah
Arah memberikan orientasi pada tarian. Untuk menunjukkan arah, dalam panduan menari diberikan bantuan garis lurus dan lengkung. Dengan cara ini perpindahan tempat tergambar dalam pola lantai.
6. Harmoni
Merangkai gerak agar indah dan menarik perlu ada harmoni. Harmoni dapat dicapai bila koreografer memperhatikan hal-hal berikut:
a. Irama sebagai pengiring dan mempertegas gerak
b. Penguasaan ruangan dengan desain atas, bawah, dan medium
c. Penataan komposisi penari untuk mengatasi kejenuhan sesuai dengan jumlah penari
d. Penggunaan rias dan busana yang selaras dan mencerminkan tema
1. Level Gerak
Level adalah tingkat jangkauan gerak atau tinggi rendahnya gerak. Level gerak bertujuan untuk menghindari kemonotonan dalam rangkaian gerak pada sebuah tarian. Ada beberapa macam level dalam menari, yakni level tinggi, sedang, dan rendah
2. Iringan
Iringan dan gerak dalam karya tar merupakan dua unsur yang saling mengisi dan membantu. Gerak ritmis dalam suatu tarian dapat diperkuat dan diperjelas dengan iringan.
Iringan tari umumnya berupa suara atau bunyi-bunyian. Sumber bunyi sebagai iringan tari yang pertama adalah manusia sendiri. Contoh tarian yang dikuatkan dengan suara tepukan tangan diperut adalah tari seudati dari Aceh.
3. Dinamika Gerak
Dinamika adalah segala perubahan di dalam tari karena adanya variasi-variasi di dalam tari. Naik turunnya suasanya tarian menentukan wujud struktur tarian.
Sebuah tarian yang dapat menciptakan kejutan kecil yang dapat membuat penonton penasaran untuk terus menyaksikannya dan dapat ditangkap maksudnya.
4. Ekspresi
Dalam suatu tarian, ungkapan ekspresi diri manusia distilisasi sehingga wujud pengungkapannya menjadi berbeda dengan keadaan sehari-hari. Ekspresi dalam suatu tarian memegang peranan penting karena melalui ekspresi makna tarian dapat diungkapkan kepada penikmat tari.
Ekspresi dalam tarian dapat diungkapkan melalui gerak, suasana musik iringan, dan perubahan ekspresi pada wajah.
5. Arah
Arah memberikan orientasi pada tarian. Untuk menunjukkan arah, dalam panduan menari diberikan bantuan garis lurus dan lengkung. Dengan cara ini perpindahan tempat tergambar dalam pola lantai.
6. Harmoni
Merangkai gerak agar indah dan menarik perlu ada harmoni. Harmoni dapat dicapai bila koreografer memperhatikan hal-hal berikut:
a. Irama sebagai pengiring dan mempertegas gerak
b. Penguasaan ruangan dengan desain atas, bawah, dan medium
c. Penataan komposisi penari untuk mengatasi kejenuhan sesuai dengan jumlah penari
d. Penggunaan rias dan busana yang selaras dan mencerminkan tema
Posting Komentar