Bagaimana struktur Matahari?

3 minute read
Jika dilihat dari strukturnya, secara kimiawi matahari berupa bola pijar raksasa yang bagian permukaannya tidak berbentuk padat. Bagian permukaan matahari terbentuk dari gabungan gas dan medan megnet.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli hasilnya menunjukkan bahwa tiga per empat bagian matahari merupakan bagian yang didominasi oleh hidrogen.

Bagian ini sekitar 70 % dari bagian matahari. Sedangkan seperempat atau 30% bagian lainnya didominasi oleh helium. Unsur-unsur lain yang menyusun matahari adalah oksigen, karbon, neon, besi, dan gas lain.

Matahari jika dilihat dari bumi terlihat seperti bola api yang memancarkan cahaya. Akan tetapi jika dikaji lebih dalam lagi matahari tersusun dari beberapa bagian. Bagian-bagian matahari tersebut adalah sebagai berikut:

1. Inti matahari
Inti matahari adalah lapisan matahari yang paling dalam. Inti matahari ini merupakan sumber energi utama matahari. Didalam inti matahari terdapat proton, elektron, dan neutron. Pada bagian ini terjadi reaksi fusi atau rekasi termo nuklir. Dibagian inti matahari ini terdapat gaya gravitasi yang dapat menarik semua materi. Karena materi-materi tersebut tertarik maka terjadilah tekanan. Tekanan ini akan memicu terjadinya reaksi fusi matahari.

Jarak inti kepermukaan matahari adalah 50.2000 km. Diameter inti matahari 386.160 km. Bagian inti matahari adalah bagian bersuhu paling panas dibandingkan suhu bagian lainnya. Suhunya sekitar 15.000.000 derajat celcius.

2. Zona radiasi
Bagian matahari yang terdapat diatas bagian inti matahari adalah zona radiasi. Zona radiasi merupakan bagian matahari yang menyelimuti inti matahari. Bagian ini berfungsi sebagain tempat terjadinya distribusi energi. Energi yang dibentuk oleh inti matahari akan didistribusikan ke suluruh bagian matahari melalui foto yang terdapat di bagian ini. Foto merupakan suatu radiasi yang terjadi karena adanya hasil reksi antara hydrogen dan helium. Suhu pada bagian zona radiasi lebih rendah jika dibandingkan suhu inti matahari. Suhunya dapat lebih rendah 2.000.000 derajat Kelvin hingga 7.000.000 derajat Kelvin dari bagian inti. Zona ini mengisi sekitar 45% radius matahari.

3. Zona konvetif
Diatas zona radiasi terdapat zona konvektif. Zona konvektif merupakan zona yang terdapat arus konveksi. Arus konveksi ini di gunakan untuk membawa energi matahari kebagian lapisan atmosfer planet-planet seperti bumi. Arus konveksi ini membawa foton lebih cepat dari transfer yang terjadi dizona radiasi. Waktu yang dibutuhkan foto untuk dapat terdistribusi dari inti melewati zona radiasi dan zona konveksi menuju permukaan matahari adalah sekitar 100.000 tahun hingga 200.000 tahun.

4. Photosphere
Photosphere merupakan bagian  matahari yang memisahkan bagian dalam matahahari atau interior matahari (inti matahari, zona radiasi dan zona konveksi) dengan atmosfer matahari. Bagian inilah yang dapat dilihat terlihat jika diamati. Photosphere ini merupakan termpat untuk meradiasikan cahaya matahari yang sampaike bumi. Kepadatan pada lapisan ini berkisar anatara 0,37% dari kepadatan atmosfer di permukaan laut. Diatas lapisan photosphere ini terdapat lapisan terdingin dimatahari, suhu lapisan tersebut sekitar 4100 K. bagian tersebut terletak 500 km diatas photosphere.

5. Cromosphere
Cromosphere merupakan lapisan terdapat diatas lapisan terdingin dimatahari. Lapisan ini merupakan lapisan atmosfer matahari. Cromosphere lapisan matahari yang memiliki radius 2000 km. sebagian besara bagian ini terdiri atas spectrum emisi cahaya dan jalus penyerapan. Bagian ini dapat terlihat ketika terjadi gerhana matahari. Saat terjadi gerhana matahari total, cromosphere ini lenih terlihat seperti cahaya yang memiliki warna kemerahan.

6. Zona transisi matahari
Zona transisi matahari terdapat diatas cromosphere. Zona transisi ini merupakan bagian yang memisahkan antara cromosphere dengan korona. Bagian ini juga masih termasuk bagian atmosfer matahari.

7. Korona
Korona juga masih bagian atmosfer matahari. Bagian ini adalah bagian yang paling luas dari atmosfer matahari. Temperaturnya sekitar 1.000.000 hingga 2.000.000 K. akan tetapi temperature ini dapat berubah pada waktu tertentu, hal ini karena dibagian korona terdapat bagian yang paling aktif yang suhunya bisa menjadi sangat panas. Suhu bagian tersebut adalah 8.000.000 K hingga 20.000.000 K.

8. Heliosphere
Heliosphere merupakan bagian yang berada diluar atmosfer matahari, bagian ini sangat tipis dan tersusun atas plasma dan angina matahari. Angina matahari merupakan arus konstan partikel-partikel yang bermuatan dilepaskan dari atmosfer matahari. Bagian ini sangat luas, keluasannya hingga melewati orbit pluto hingga heliopouse. Heliopouse merupakan bagian permukaan terluar heliosphere yang berhadapan dengan medium antar bintang.

iklan tengah