Awal Terbentuknya Negara Kuno

6 minute read
Asal usul tentang terjadinya negara pada dasarnya adalah tonggal awal munculnya negara modern dan semuanya itu berasal dari sekelompok orang yang merasa satu nasib satu sepenanggungan. Mereka membuat peraturan yang bertujuan untuk mengatur kehidupan mereka dalam berinteraksi antar sesamanya.

Menurut Kranenburg (1975), yang memungkinkan terjadinya suatu negara yaitu golongan yang terkumpul secara setempat. Golongan yang terkumpul secara setempat biasanya terdiri dari orang-orang yang mempunyai satu ide dan terletak dalam satu tempat. sehingga golongan ini lebih mudah dikoordinasikan dan mudah di atur. Dalam perjalanannya, golongan ini diatur secara terpusat oleh seorang pemimpin yang mengaturnya.

Negara adalah penggabungan dari berbagai individu di mana kumpulan individu ini berinteraksi dengan kumpulan lain untuk memaksimalkan kepentingan mereka sendiri (Kenneth Waltz, 1979). Sama halnya dengan penjelasan Kranenburg, Kenneth Waltz juga berpendapat bahwa yang menjadi cikal bakal sebuah negara adalah individu. Setiap individu yang mempunyai persamaan ide dengan individu lainnya akan membentuk kumpulan-kumpulan untuk menyamakan aspirasi mereka. Dari sinilah negara itu muncul dan berkembang menjadi sebuah negara yang maju dan berkembang pesat pada saat sekarang ini.

Kajian tentang suatu komunitas dapat kita lihat dengan adanya keberadaan suku bangsa. Setiap suku bangsa mempunyai peraturan sendiri dalam mengatur warganya dan tidak terikat oleh peraturan yang berasal dari luar. Sebagai contoh, kita dapat lihat dari keberadaan suku-suku bangsa di Indonesia. Dalam setiap suku terdapat pemimpin yang mengatur kehidupan rakyatnya sesuai dengan peraturan adat yang berlaku. Contohnya Suku Baduy di Desa Kenakes, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Suku ini merupakan suku asli Banten dan Jawa Barat. Kehidupan suku Baduy dipimpin oleh seorang Pupuhu adat yang bertujuan untuk mengatur warganya.
Pupuhu tersebut dibantu oleh beberapa orang yang bertugas dalam bidangnya masing-masing. Dalam kehidupan sehari-harinya orang Baduy tidak boleh menggunakan dan memakai peralatan yang berbau modernisasi seperti TV, radio, lampu pijar, dan lain-lain. Mereka hanya diperbolehkan memakai dan menggunakan barang-barang yang berasal dari alam dan hasil karyanya sendiri. Jika ada orang yang menggunakan peralatan yang dilarang oleh peraturan adat Baduy, maka mereka diberikan sanksi dan diusir keluar dari Badyu dalam. Dan dari sanalah awal mula adanya Baduy Dalam dan Baduy Luar.

Hal seperti ini juga terjadi pada suku bangsa yang ada di seluruh dunia ini. Dimana mereka masih memegang peraturan yang telah diturunkan secara turun temurun oleh leluhurnya dan peraturan itu tidak berasal dari luar. Sebagai contoh kebudayaan suku Aztek yang mempunyai kebudayaan yang tinggi. Menurut ahli ada yang beranggapan bahwa orang Aztek berasal dari Asia. Para ahli memang menduga orang indian Amerika berasal dari Asia. Mereka diperkirakan datang sekitar 20 ribu hingga 35 ribu tahun yang lalu, melalui tanah genting yang menghubungkan Siberia dengan Alaska. Sekarang tanah genting itu sudah tenggelam akibat naiknya permukaan air laut dan kini menjadi selat bering.

Dugaan ini dikuatkan dengan tidak pernahnya ditemukan fosil-fosil manusia purba di Amerika, dan bahwa bangsa Indian termasuk Ras Mongoloid memiliki ciri-ciri rambut hitam lurus, kulit coklat kemerah-merahan, mata hitam, dan ciri yang lainnya (Sumber: Radio Suara Amerika, 2005).

Pembentukan sebuah negara berkait erat dengan kenaikan suatu dinasti. Pada zaman dulu, manusia telah menjalankan kehidupan secara nomaden. Nomaden adalah sistem pindah tempat tinggal untuk mencari lahan baru. Cara hidup nomaden terjadi pada tahun 9000 SM. Dari kehidupan nomaden itu manusia mulai berfikir untuk hidup menetap dan memaksimalkan lahan yang ada untuk memenuhi kehidupannya. Lahan sangat berarti pada akhir kehidupan nomaden. Perkembangan selanjutnya manusia mulai berpikir untuk mencari daerah baru yang kemudian dijadikan daerah koloninya. Awal terjadinya negara bisa dilakukan melalui peperangan untuk memperebutkan suatu wilayah yang kemudian diduduki oleh negara yang menang dalam perang tersebut, kemudian mendirikan suatu negara baru yang merupakan koloni dari negara induknya.

Mesopotamia dan lembah Nill adalah tempat terjadinya negara-negara kuno. Faktor yang sangat besar pengaruhnya dalam perkembangan negara tersebut yang berada di wilayah Mesopotamia dan lembah sungai Nill adalah kesuburan tanah, di mana tanah yang berada di tempat itu adalah tanah yang subur dan baik untuk pertanian.

Terjadinya negara-negara kuno disebabkan karena faktor kesuburan tanah dan biasanya negara-negara kuno menjalankan pemerintahan yang "kuku besi" dan pemerintahannya tidak stabil. Ketidakstabilan itu disebabkan karena tidak adanya undang-undang yang mengatur kehidupan masyarakatnya. Para ahli teori politik dan sejarawan tidak menganggap negara-negara kuno ini sebagai negara yang kuat dalam menjalankan pemerintahan negara yang sebenarnya oleh karena itu negara kuno sering disebut sebagai proto-negara.

Baru pada negara Babilonia dapat ditemukan undang-undang yang resmi dan mengatur kehidupan warga dan negaranya. Undang-undang negara tersebut adalah Hukum Hammurabi. Undang-undang ini dibuat  pada tahun 1700 SM. Kemudian pada masa inilah undang-undang mulai dikena luas oleh banyak negara kuno lainnya; dan dari sanalah timbul istilah negara modern karena telah mempunyai undang-undang yang mengatur kehidupan masyarakat dan negara. Tetapi para pemerintah Timur Tengah Kuno, undang-undang berasal dari Hukum Tuhan. Dan dari sanalah raja-raja tidak berkuasa secara penuh karena mereka dibatasi oleh Hukum Tuhan yang kedudukannya lebih tinggi dari kedudukan para raja.

Berikut ini ada beberapa contoh dari negara-negara kuno yang pada umumnya mempunyai peradaban yang tinggi:

  1. Negara Mesopotamia: berada di lembah sungai Tigris dan sungai Eufrat. Mesopotamia merupakan negara makmur dengan adanya 2 sungai yang berada dalam kawasan negara ini. Sekarang negara Mesopotamia menjadi negara Irak, dimana negara tersebut masih tetap makmur baik makmur akan bahan pangan maupun sumber daya alam seperti minyak bumi.
  2. Mesir Kuno: terletak di lembah sungai Nill. Negara ini memiliki pengaruh kuat dalam dunia geografi politik. Filosofi politik yang diterapkan oleh Fir'aun sangat berpengaruh besar pada perkembangan negaranya. Luas negara Mesir sampai Afrika Barat dan sampai saat ini pengaruhnya masih melekat pada orang-orang Afrika Barat yang dapat ditemui dalam budaya masyarakat Afrika Barat. Menurut para ahli, tidak ada kawasan di permukaan bumi yang begitu romantis, menggairahkan, dan penuh pesona seperti Mesir. "Karunia Sungai Nil" dan "Lumbung Gandum Dunia" ini menjadikan Mesir lambang kemakmuran dan kekayaan yang didambakan oleh setiap negara pada waktu itu. Kapal-kapal  yang sarat muatan gandum dari Mesir berlayar ke seluruh negeri di pantai laut Mediterania. Buluh Papirus, bahan baku untuk pembuatan kertas, tumbuh dengan subur di daerah berupaya sepanjang Sungai Nill; dan Gulungan Papirus sebagai hasil penemuan Mesir menjadi bahan ekspor utama ke negara-negara sekitarnya (sumber: Wikipedia Indonesia).
  3. Cina Kuno: berada di lembah sungai Huangho dan sungai Yangtse. Wilayah ini mempunyai peradaban yang sangat kuat dan sekarang masih berdiri tangguh di Asia. Peradaban Cina Kuno berkembang dengan pesat dan kuat sehingga mempengaruhi sebagaian besar wilayah Asia Timur. Sebuah bukti peninggalan sejarah dari Peradaban Cina Kuno adalah Tembok Besar Cina yang berdiri dengan begitu megahnya dan menjadi bukti kekuatan orang Cina. Selain itu peninggalan peradaban Cina Kuno yang lainnya berupa Guci, batu Giok, dan lain sebagainya.
  4. Yunani Kuno: Yunani kuno terbentuk dari budaya Hellenik dan budaya itu sangat kuat mengakar di Eropa sejak 5000 tahun yang lalu. Negara ini menjadi pelopor negara-negara modern, karena dari negara inilah lahir berbagai macam pengaetahuan tentang ilmu pengetahuan. Negara Yunani juga menjadi pelopor dikenalnya demokrasi dalam kehidupan bernegara. Bangsa Hellenes setelah mendiami sebagian besar dari daerah Laut Hitam dan Laut Tengah, dan daerah lain di sekitarnya, menyusun engara bagiannnya, membuat perjanjian-perjanjian komersil, dan menjelajah dunia luar, mulai dari Caucasus sampai Atlantik dan dari Skandinavia sampai ke Ethiopia. Sebuat ekspedisi terkenal dari gabungan daerah-daerah maritim Yunani mengepung Troya seperti dinarasikan dalam sebuah karya sastra Eropa yang dikarang oleh Homer's lliad. Banyak para anak buah kapal Yunani yang ditemukan di sepanjang Laut Tengah, Asia Kecil, Laut Adriatik Laut Hitam dan pantai Afrika Utara akibat dari penjelajahan untuk mencari tempat dan daerah baru (Wikipedia Indonesia, 2006).
  5. Kekaisaran Roma: Kejayaan Roma terjadi ketika keruntuhan Yunani. Tidak ada perubahan yang banyak dilakukan oleh Romawi dan selebihnya merupakan warisan dari Negara Yunani Kuno, yang membedakan adalah persatuan dan kejayaan kaekaisaran yang kuat.
Dari banyak contoh negara kuno yang ada, terdapat banyak persamaan yang sangat jelas yaitu kebanyakan negara kuno terletak di daerah sungai, Hal ni bertujuan untuk dapat memudahkan diri dalam hal pertanian dan sumber kehidupan lainnya. Cikal bakal lahirnya sebuah negara modern yang banyak mengadopsi dari negara-negara kuno yang selanjutnya oleh negara modern dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dalam hidup negaranya.




iklan tengah