Bagaimana sistem reproduksi pada tumbuhan paku?

1 minute read

Semua tumbuhan paku tidak menghasilkan bunga. Lalu bagaimana tumbuhan paku berkembangbiak? 

Pada tumbuhan pakis dan juga tumbuhan paku lain tidak berkembangbiak dengan menggunakan bunga tetapi menggunakan spora. 

Namun demikian, tumbuhan paku juga tetap dapat menghasilkan sel kelamin dalam reproduksinya. 

Dengan demikian, tumbuhan paku dapat mengalami repoduksi secara aseksual maupun seksual. 

Jika kadar air pada kotak spora berkurang, kotak spora akan sobek dan mengeluarkan spora yang ada di dalamnya. 

Spora akan tersebar dan akan tumbuh menjadi protalium jika lingkungannya sesuai untuk tumbuh. 

Tahap gametofit dimulai ketika protalium tumbuh. Protalium akan berkembang dan menghasilkan anteridium dan arkegonium. 

Anteridium akan menghasilkan sperma berflagel (berekor) dan argekonium menghasilkan sel telur.

Fertilisasi terjadi jika sperma yang dihasilkan oleh anteridium sampai pada sel telur yang dihasilkan oleh arkegonium. 

Meskipun memiliki flagel. sperma tumbuhan paku memerlukan air untuk pergerakannya. 

Zigot yang tumbuh dan berkembang akan memulai tahap sporofit baru. Siklus yang terjadi pada tumbuhan paku disebut juga pergiliran keturunan. 

Coba perhatikan Gambar berikut ini.

Apakah pada siklus hidup tumbuhan paku juga terjadi pergiliran keturunan? 

Reproduksi aseksual pada tumbuhan paku dilakukan dengan rhizoma. Rhizoma dapat tumbuh ke segala arah dan membentuk koloni tumbuhan paku yang baru. 

Rhizoma adalah batang yang tumbuh di dalam tanah.

iklan tengah