Apa Saja Contoh Sumber Sejarah Sekunder?

1 minute read

Sumber sejarah sekunder adalah sumber yang dibuat berdasarkan interpretasi, analisis, atau sintesis sumber-sumber sejarah primer. 

Sumber-sumber ini ditulis atau diproduksi setelah periode waktu yang sedang diselidiki dan memberikan interpretasi atau penafsiran tentang peristiwa atau topik sejarah. 

Sumber sejarah sekunder dapat berupa buku, artikel, makalah, laporan penelitian, dan sumber-sumber lain yang menggunakan sumber sejarah primer sebagai dasar.

Berikut ini beberapa contoh sumber sejarah sekunder:

Buku teks sejarah: 

Buku teks sejarah yang digunakan di sekolah atau universitas biasanya merupakan sumber sejarah sekunder. Mereka menggabungkan informasi dari berbagai sumber primer dan penelitian lainnya untuk memberikan gambaran umum tentang periode waktu atau topik tertentu.

Monograf dan buku sejarah: 

Buku-buku yang ditulis oleh sejarawan dan peneliti sejarah berisi analisis, interpretasi, dan sintesis tentang topik sejarah tertentu. Misalnya, sebuah buku yang membahas Revolusi Industri di Inggris pada abad ke-18 atau biografi seorang tokoh sejarah adalah contoh sumber sejarah sekunder.

Artikel penelitian: 

Artikel-artikel penelitian yang diterbitkan di jurnal akademik menyajikan hasil penelitian yang dilakukan oleh sejarawan dan peneliti sejarah. Artikel-artikel ini mencakup analisis mendalam tentang topik atau periode tertentu dan seringkali mengacu pada sumber-sumber primer yang relevan.

Dokumen sejarah yang dikurasi: 

Beberapa lembaga atau organisasi mengumpulkan dan menerbitkan koleksi dokumen sejarah yang dikurasi, yang mencakup kutipan, surat, atau dokumen-dokumen lain yang relevan dengan topik atau peristiwa sejarah tertentu. Dokumen-dokumen ini sering disertai dengan penjelasan, analisis, atau komentar dari para ahli.

Film dokumenter sejarah: 

Film atau dokumenter televisi tentang sejarah yang menggabungkan rekaman arsip, narasi, wawancara, dan visualisasi untuk menyampaikan informasi tentang peristiwa atau topik sejarah. Film ini seringkali berdasarkan pada sumber sejarah primer dan sejarah sekunder lainnya.

Sumber sejarah sekunder penting untuk memperoleh pemahaman yang lebih luas, analisis, dan penafsiran tentang peristiwa atau topik sejarah. Namun, karena mereka merupakan interpretasi atau sintesis dari sumber-sumber sejarah primer, perlu untuk memeriksa kredibilitas, akurasi, dan argumen yang disajikan dalam sumber sejarah sekunder tersebut. 

iklan tengah