Laporan Pertanggungjawaban KDMP Asemdoyong

Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Koperasi Merah Putih Asemdoyong TA 2025 yang diuraikan secara naratif dan teknis:

URAIAN BIDANG ORGANISASI & MANAJEMEN SDM

  1. Pada tahun 2025, fokus utama adalah membangun "wadah" yang sah secara hukum dan kuat secara struktur.
  2. Penyusunan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART): Kami telah merumuskan aturan main koperasi yang spesifik untuk Desa Asemdoyong, termasuk aturan bagi hasil bagi nelayan dan sistem keanggotaan.
  3. Struktur Kepengurusan: Telah terbentuk pengurus inti yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta 3 orang Badan Pengawas. Seluruh pengurus telah mengikuti sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Koperasi.
  4. Sistem Kerja: Mengadopsi jam kerja profesional untuk operasional kantor koperasi guna melayani administrasi anggota (Senin-Jumat, 08.00 - 16.00 WIB).

URAIAN BIDANG USAHA & PENGADAAN (FISIK)

Tahun 2025 adalah tahun investasi aset (Capital Expenditure). Berikut rincian progresnya:

  1. Pembangunan Infrastruktur Gerai:
  2. Telah selesai dibangun 1 unit induk Gerai Merah Putih yang berfungsi sebagai swalayan sembako warga.
  3. Konstruksi menggunakan standar modern dengan sistem pencahayaan LED dan rak gondola standar retail.
  4. Unit Cold Storage (Gudang Pendingin):
  5. Mengingat Asemdoyong adalah desa nelayan, kami telah menginstalasi mesin pendingin kapasitas 5 ton.
  6. Tujuan: Menampung hasil tangkapan saat harga turun di pelelangan agar bisa dijual kembali saat harga stabil.
  7. Klinik & Apotek Desa:
  8. Telah dilakukan pengadaan stok obat-obatan dasar dan alat kesehatan (tensimeter, oksigen, dll) bekerja sama dengan mitra penyedia resmi yang ditunjuk oleh Program Koperasi Merah Putih.

URAIAN KEUANGAN & PERMODALAN

Laporan keuangan 2025 dikategorikan sebagai Laporan Pra-Operasional:

  1. Modal Injeksi: Dana sebesar Rp3.000.000.000 telah masuk ke rekening bank koperasi dalam dua tahap. Tahap I (70%) untuk konstruksi dan Tahap II (30%) untuk stok barang dan operasional.
  2. Akuntansi Digital: Pencatatan tidak lagi manual. Setiap rupiah yang keluar untuk pembelian material bangunan atau gaji tukang telah diinput ke dalam Aplikasi Simkopdes yang dipantau langsung oleh pusat.
  3. Audit Internal: Badan Pengawas telah melakukan audit triwulan terhadap nota-nota fisik dan mencocokkannya dengan saldo bank. Hasilnya: Wajar Tanpa Pengecualian.

URAIAN SOSIAL & KEMASYARAKATAN

Koperasi tidak hanya soal uang, tapi kebermanfaatan bagi warga Asemdoyong:

  1. Sosialisasi Door-to-Door: Pengurus melakukan kunjungan ke kelompok nelayan untuk menjelaskan manfaat menjadi anggota (seperti kemudahan akses solar dan bantuan alat tangkap).
  2. Penyaluran Bantuan: Selama masa konstruksi, koperasi telah memberikan bantuan sembako darurat bagi 50 kepala keluarga nelayan yang terdampak cuaca buruk sebagai bentuk branding awal kehadiran koperasi.

HAMBATAN & RENCANA TINDAK LANJUT (RTL)

  1. Hambatan Utama: Kendala teknis pada instalasi listrik daya besar untuk cold storage yang sempat tertunda 2 bulan.
  2. Solusi: Melakukan koordinasi dengan PLN UP3 Pekalongan/Pemalang untuk penambahan daya khusus industri koperasi.
  3. Target 2026: Melakukan Grand Launching dan memastikan seluruh warga Asemdoyong beralih belanja kebutuhan pokok ke koperasi milik sendiri.

iklan tengah