Fosil Meganthropus paleojavanicus ditemukan di daerah
17. Fosil Meganthropus paleojavanicus ditemukan di daerah...
a. Sangiran Sragen
b. Wajak Tulungagung
c. Ngandong Boyolali
d. Perning Mojokerto
e. Trinil Ngawi
Jawaban A
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30
Fosil Meganthropus paleojavanicus ditemukan oleh G.H.R. von Koeningswald di Sangiran, Sragen di lembah Sungai Bengawan Solo pada kurun waktu 1936-1941. Fosil Meganthropus paleojavanicus pertama kali ditemukan oleh arkeolog, von Koenigswald dan Weidenreich antara tahun 1936-1941 di situs Sangiran pada formasi Pucangan. Fosil yang ditemukan antara lain berupa: fragmen tulang rahang atas dan bawah serta sejumlah gigi lepas.
Fosil ini pertama kali ditemukan oleh G.H.R. von Koenigswald pada tahun 1936 dan berakhir 1941 di Situs Sangiran, yaitu rahang bawah dan rahang atas. Ketika pertama ditemukan, von Koenigswald menyebutnya Meganthropus palaeojavanicus,artinya manusia raksasa dari jawa. Meganthropus Paleojavanicus adalah jenis manusia purba paling tua (primitif) yang pernah ditemukan di Indonesia. Fosil Meganthropus Paleojavanicus pertama kali ditemukan oleh arkeolog von Koenigswald dan Weidenreich antara tahun 1936-1941 di Sangiran pada formasi Pucangan.
Posting Komentar