Klasifikasi ganggang ke dalam Chrysophyta, Chlorophyta, Phaeophyta, dan Rhodophyta berdasarkan

1 minute read

3. Klasifikasi ganggang ke dalam Chrysophyta, Chlorophyta, Phaeophyta, dan Rhodophyta berdasarkan...
a. alat reproduksi
b. cara reproduksi
c. habitat
d. banyaknya sel tubuh
e. pigmen warna

Jawaban e

123456789101112131415

Klasifikasi ganggang atau alga berdasarkan pigmen warnanya. Chrysophyta (memiliki pigmen warna kekuningan). Chlorophyta (memiliki pigmen warna hijau), Phaeophyta (memiliki pigmen warna cokelat), dan Rhodophyta (memiliki pigmen warna merah). Jadi, klasifikasi ganggang ke dalam filum tersebut berdasarkan pigmen warna.

Ganggang merupakan protista yang bersifat fotoautotrof atau yang dapat membuat makanannya sendiri dengan cara berfotosintentis. Ganggang dapat dengan mudah ditemukan di air tawar maupun air laut. Ada yang hidup dengan cara menempel di suatu tempat atau melayang-layang di air.

Peranan alga dalam ekosistem perairan adalah sebagai fitoplankton (produsen) yang dapat menjadi makanan ikan. selain itu alga yang terdapat dilaut juga dapat digunakan sebagai sumber dalam pembuatan agar-agar.

Ganggang atau alga pada umumnya adalah tumbuhan akuatik atau berhabitat di dalam air baik laut, danau, rawa, maupun kolam. Sedangkan jamur adalah tumbuhan yang hidup di habitat terrestrial atau dipermukaan tanah, pohon, dan juga organisme yang telah mati. Semua spesies jamur adalah organisme eukariotik.

Manfaat algae, yaitu sebagai sumber utama energi dan makanan, bahan makanan manusia, bahan baku pembuatan polisakarida (agar, karaginan, alginat), bahan baku pembuatan funori, sumber mineral, bahan makanan ternak, bahan pupuk, antibiotik dan obat-obatan lainnya, penelitian 

iklan tengah