Sel yang bersifat diploid pada proses pembentukan sel sperma adalah
Sel yang bersifat diploid pada proses pembentukan sel sperma adalah...
a. spermatogonium dan speratosit sekunder
b. spermatogonium dan spermatosit primer
c. spermatosit sekunder dan spermatid
d. spermatosit primer dan spermatid
e. spermatogonium dan spermatid
Jawaban b
Pada proses pembentukan sel sperma dihasilkan empat sel gamet jantan (spermatozoid) yang bersifat haploid. Jadi, sel yang bersifat diploid pada proses pembentukan sel sperma adalah spermatogonium dan spermatosit primer.
Spermatozoid atau sel sperma atau spermatozoa (berasal dari bahasa Yunani kuno: σπέρμα yang berguna benih, dan ζῷον yang berguna makhluk hidup) adalah sel dari sistem reproduksi laki-laki. ... Sel sperma akan membuahi ovum bagi membentuk zigot.
Pada spermatogonium dimana kromosom masih diploid maka junlah kromosom nya sama dengan jumlah kromosom pada sel tubuh yaitu 46 kromosom. Pada spermatozoa, sudah mengalami pembelahan meiosis dan kromosom nya adalah haploid dimana jumlah kromosom nya adalah separuh nya, yaitu berjumlah 23
Fungsi dari spermatogenesis adalah untuk dapat menciptakan gamet jantan dewasa yang nantinya akan dapat secara efektif membuahi gamed betina. Proses ini membentuk organisme ber sel satu yang di sebut dengan zigot yang akan membelah dan membentuk janin.
Posting Komentar