Kebijakan yang dibuat oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada 1830 sangat menguntungkan Belanda
Kebijakan yang dibuat oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada 1830 sangat menguntungkan Belanda. Namun, dampak positif juga dirasakan penduduk Jawa. Salah satu dampak positif yang dimaksud adalah...
a. orang Jawa dikenal sebagai pekerja kerah oleh dunia
b. penduduk Jawa mulai mengenal pajak
c. berbagai tanaman baru bisa dikenal dan ditanam
d. meningkatkan kemakmuran karena surplus hasil bumi
e. terjadi Revolusi Agraria yang mengubah kebiasaan hidup
Jawaban c
Kebijakan yang dibuat oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch adalah cultuur stelsel. Bagi penduduk Jawa cultuur stelsel juga memiliki dampak positif, diantaranya mereka menjadi mengenal beberapa jenis tanaman baru yang laku di pasar Eropa; mengenal cara mengolah lahan yang benar, memanen dan memprosesnya sehingga tahan lama untuk dibawa ke Eropa; mewarisi sistem irigasi dan beberapa pabrik atau perkebunan dari bangsa Eropa yang masih berfungsi sampai sekarang.
Johannes graaf van den Bosch (lahir di Herwijnen, Lingewaal, 1 Februari 1780 – meninggal di Den Haag, 28 Januari 1844 pada umur 63 tahun) adalah Gubernur-Jenderal Hindia-Belanda yang ke-43. Beliau memerintah sela tahun 1830 – 1834.
Pada masa pemerintahannya Tanam Paksa (Cultuurstelsel) mulai direalisasi, sesudah sebelumnya hanya adalah pemikiran kajian yang dibuat sbg menambah kas pemerintah kolonial maupun negara induk Belanda yang kehabisan dana karena peperangan di Eropa maupun kawasan koloni (terutama di Jawa dan Pulau Sumatera).
Van den Bosch dilahirkan di Herwijnen, Provinsi Gelderland, Belanda. Kapal yang membawanya tiba di Pulau Jawa tahun 1797, sbg seorang letnan; tapi pangkatnya cepat ditingkatkan menjadi kolonel. Pada tahun 1810 sempat dipulangkan ke Belanda karena perbedaan pendapat dengan Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels. Sesudah kepulangannya ke Belanda pada bulan November 1813, Van den Bosch beragitasi sbg kembalinya Wangsa Oranje. Dia dinaikkan kembali sbg kolonel di ketentaraan dan menjadi Panglima Maastricht. Di Belanda karier militernya membuatnya terlibat sbg komandan di Maastricht dengan pangkat sbg mayor jenderal.
Di luar aktivitas karier, Van den Bosch banyak menolong menyadarkan warga Belanda akan kemiskinan akut di wilayah koloni. Pada tahun 1827, dia dinaikkan menjadi jenderal komisaris dan dikembalikan ke Batavia (kini Jakarta), sampai akhir-akhirnya menjadi Gubernur Jenderal pada tahun 1830. Van den Bosch kembali ke Belanda sesudah lima tahun. Dia pensiun secara sukarela pada tahun 1839.
Posting Komentar