Ketika menghadapi Portugis, Sultan Alaudin Riayat Syah meminta bantuan persenjataan kepada

1 minute read

Ketika menghadapi Portugis, Sultan Alaudin Riayat Syah meminta bantuan persenjataan kepada....
a. Jepang
b. EIC
c. Belanda
d. Turki
e. India

Jawaban d

1234567891011121314151617181920, 2122232425

Selanjutnya sultan Aceh yang memerintah adalah Sultan Alaudin Riayat Syah. Untuk menghadapi Portugis, pada tahun 1567, Sultan Alaudin mengirimkan utusannya ke Instanbul untuk meminta bantuan meriam. Tidak hanya memberikan meriam beserta ahli-ahli senjata untuk dikirim ke Kesultanan Aceh Darussalam, penguasa Turki juga mengirimkan pasukan perang untuk mendukung Aceh melawan Portugis.

Sultan Alauddin dilaporkan adalah keturunan para raja tua yang mengatur kesultanan Aceh pada abad kelima belas. Ayahnya adalah Al-malik Firman Syah, putra Muzaffar Syah (meninggal tahun 1497). Pertemuan silsilah ini sepertinya telah terhalang sepenuhnya tertutup oleh garis keturunan dari Sultan Ali Mughayat Syah. 

Di masa mudanya dia hanya seorang rakyat biasa yang berprofesi sebagai seorang nelayan, tetapi ia mampu mencapai posisi elit di kesultanan berkat keberanian dan keahliannya dibidang militer sehingga dia terpilih menjadi seorang komandan militer. Dia diduga membunuh Sultan Alauddin Mansur Syah pada tahun 1585-1586. Menurut dugaan tersebut dia membunuh sultan sebagai tindakan guna melindungi cucu muda sultan Raja Asyem. Kemudian dia juga diduga bertanggung jawab atas pembunuhan Sultan Buyung tahun 1589. 

Setelah menduduki takhta dia juga dianggap telah membunuh Raja Asyem yang dianggapnya kelak akan menjadi saingan utama bagi kedudukannya sebagai sultan. Namun semua dugaan itu tidak pernah bisa dibuktikan secara jelas.[2] Dengan alasan pembunuhan itulah dia memicu permusuhan dengan Kesultanan Johor di Semenanjung Malaya, karena ayah Raja Asyem merupakan Sultan di sana. 

iklan tengah