Perhatikan pernyataan berikut

1 minute read

Perhatikan pernyataan berikut!
1) Berperang menghadapi pasukan Napoleon Bonaparte
2) Berhasil mempraktikan gagasan liberal di Hindia Belanda
3) Menyejahterakan penduduk Indonesia
4) Mengeluarkan biaya untuk memadamkan Perang Diponegoro
Kas negara Belanda kosong pasca menerima kembali wilayah Indonesia karena mengeluarkan uang untuk alasan yang ditunjukkan oleh nomor...
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 1 dan 4
d. 2 dan 3
e. 2 dan 4

Jawaban c

1234567891011121314151617181920, 2122232425

Kas kerajaan Belanda mengalami defisit karena dikeluarkan untuk membiayai perang yang dilakukan (misalnya untuk melawan Napoleon, memadamkan pemberontakan rakyat Belgia, memadampak perlawanan Diponegoro, pemasukan dari penanaman kopi tidak banyak, dan gagalnya praktik liberalisme dalam mengeksploitasi tanah jajahan.

Setelah perang melawan Pangeran Diponegoro (1825-1830), Belanda mengalami defisit anggaran negara. Untuk mengatasi masalah tersebut, sistem tanam paksa (cultuur stelsel) diberlakukan.

Belanda hampir mengalami kebangkrutan, setelah perang terbesar di Tanah Jawa itu terjadi. Untuk menutupi uang kas negara, Gubernur Jenderal Van den Bosch menerapkan sistem tanam paksa.

Sistem tanam paksa juga dilatar belakangi asumsi bahwa desa-desa di Jawa berutang sewa tanah kepada pemerintah, yang biasanya diperhitungkan senilai 40%, dari hasil panen utama desa yang bersangkutan.

Van den Bosch ingin setiap desa menyisihkan sebagian tanahnya untuk ditanam komoditi ekspor ke Eropa (kopi, tebu, dan nila). Penduduk dipaksa untuk menggunakan sebagian tanah garapan (minimal seperlima luas, 20%) dan menyisihkan sebagian hari kerja untuk bekerja bagi pemerintah.

Dengan mengikuti tanam paksa, desa akan mampu melunasi utang pajak tanahnya. Bila pendapatan desa dari penjualan komoditi ekspor itu lebih banyak daripada pajak tanah yang mesti dibayar, desa itu akan menerima kelebihannya. Namun, jika kurang, desa tersebut harus membayar kekurangannya dari sumber-sumber lain. 

iklan tengah