Fosil yang ditemukan di Ngandong (Blora) oleh von Koeningswald, Oppenoorth, dan Ter Haar pada sekitar tahun 1931-1934
1 minute read
36. Fosil yang ditemukan di Ngandong (Blora) oleh von Koeningswald, Oppenoorth, dan Ter Haar pada sekitar tahun 1931-1934 ketika mengadakan penelitian di Lembah Sungai Bengawan Solo, yaitu fosil...
A. Pithecanthropus erectus
B. Pithecantrhopus soloensis
C. Pithecantrhopus mojokertensis
D. Pithecanthropus robustus
Jawaban B
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 48, 49, 50
Fosil Pithecanthropus soloensis ditemukan di Ngandong (Blora) oleh von Koeningswald, Oppenoorth, dan Ter Haar pada sekitar tahun 1931-1934.
Pithecanthropus erectus adalah manusia purba yang pertama kali ditemukan fosilnya di Pulau Jawa, Indonesia. Fosil Pithecanthropus erectus ditemukan di desa Trinil, Solo, Jawa Tengah pada tahun 1891.
ciri khusus manusia purba ini yaitu:
- Berbadan tegap dengan alat pengunyah yang kuat.
- Berjalan tegak.
- Tinggi badan berkisar antara 165-170 cm dengan berat badan kurang dari 100 kg.
- Volume otaknya sekitar 900 cc.
- Makanannya masih diolah secara sederhana.
Posting Komentar