Perkembangan kegiatan perdagangan di wilayah Indonesia bagian barat pada masa Islam tidak terlepas dari peranan Kerajaan Samudra Pasai
40. Perkembangan kegiatan perdagangan di wilayah Indonesia bagian barat pada masa Islam tidak terlepas dari peranan Kerajaan Samudra Pasai. Salah satu upaya Kerajaan Samudra Pasai untuk memperlancar aktivitas perdagangan adalah...
A. menghapus sistem pajak dan bea cukai
B. menumpas aksi bajak laut di Selat Malaka
C. menerapkan monopoli perdagangan di Selat Malaka
D. mengeluarkan mata uang emas sebagai alat pembayaran
Jawaban D
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 48, 49, 50
Kerajaan Samudra Pasai merupakan kerajaan bercorak Islam yang terletak di tepi Selat Malaka. Letak strategis ini mendorong Kerajaan Samudra Pasai mengeluarkan mata uang emas yang disebut dirham. Mata uang tersebut berfungsi sebagai alat tukar atau alat pembayaran resmi yang digunakan seluruh pedagang di wilayah Kerajaan Samudra Pasai
Kesultanan Pasai, juga dikenal dengan Samudera Darussalam, atau Samudera Pasai, dengan sebutan singkat yaitu Pasai adalah kerajaan Islam yang terletak di pesisir pantai utara Sumatra
Kehidupan ekonomi Kerajaan Samudra Pasai utamanya adalah perdagangan, yang dibantu oleh lokasinya yang strategis, di ujung pulau Sumatera dan di tepi selat Malaka. Selat Malaka saat itu adalah jalur perdagangan laut yang sangat penting yang menghubungkan India, Semenanjung Arab dan Persia, dengan China di timur
Kerajaan Samudra Pasai yang didirikan oleh Marah Silu bergelar Sultan Malik al- Saleh, sebagai raja pertama yang memerintah tahun 1285 – 1297. ... Setelah Sultan Malik al-Saleh wafat, maka pemerintahannya digantikan oleh keturunannya yaitu Sultan Muhammad yang bergelar Sultan Malik al-Tahir I (1297 – 1326).
Posting Komentar