Alfonso d Albuquerque memimpin langsung ekspedisi ke Malaka dan berhasil menaklukan Malaka

Alfonso d Albuquerque memimpin langsung ekspedisi ke Malaka dan berhasil menaklukan Malaka. Pada tanggal 10 Agustus 1511 Portugis dibawah kepemimpinannya berhasil ditaklukkan. Adapun dampak peristiwa tersebut adalah...
a. pedagang Eropa memusatkan kegiatan perdagangan di tempat tersebut
b. wilayah Maluku dan sekitarnya tidak menarik lagi
c. Malaka berkembang menjadi pelabuhan internasional
d. peranan Malaka sebagai pelabuhan transit merosot
e. kota-kota pelabuhan di sekitar Malaka menjadi mati

Jawaban d

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25

Berdasarkan pernyataan di atas, dampak perittiwa tersebut yaitu peranan Malaka sebagai pelabuhan transit merosot.

Banyak pedagang Asia yang menghindari Bandar Malaka yang telah dikuasai Portugis sehingga secara tidak langsung membuat peranan Malaka sebagai pelabuhan transit semakin merosot. Sebaliknya di beberapa wilayah, terutama yang di jalur perdagangan baru, tumbuh dan berkembang kota-kota dagang baru, yang beberapa diantaranya berkembang menjadi pusat kekuatan politik baru di wilayah ini.

Alfonso de Albuquerque dianggap sebagai orang yang berjasa membangun kekuasaan Portugis di Asia, karena merupakan pendiri kota Goa (tahun 1509), basis kekuasaan Portugis di India, dan penakluk kota Malaka (tahun 1511) di Asia Tenggara dan pulau Homruz di Iran (tahun 1507).

Afonso de Albuquerque (juga dieja Afonso d'Albuquerque atau Alfonso de Albuquerque; Alhandra, Portugal, 1453 - Goa, 16 Desember 1515) adalah seorang pelaut Portugis terkenal yang berperan dalam pembentukan pemerintahan Kolonial Portugis di Asia.

Portugis masuk ke Nusantara di bawah pimpinan pelaut terkenal Alfonso de Albuquerque(1453–1515). Ia merupakan 'arsitek' utama dari ekspansi Portugis ke Asia serta orang Eropa pertama yang memulai kolonisasi Eropa atas Nusantara.

iklan tengah